Selamat hari valentine .. halahhh opo wae kuwi. AADC ini tidak ada hubungannya dengan valentine tapi AADC adalah singkatan dari Ada Apa Dengan Caleg.
Alkisah, cerita ini sebenarnya ada semenjak bulan yang lalu ketika Si Pemuda dari Jombang ini pulang ke kampung halamannya. Seperti biasa ketika ada di Jombang anak yang satu ini tidak pernah meninggalkan hobinya yaitu bersepeda keliling kota Jombang. Hingga suatu ketika ada sesuatu yang menarik perhatiannya yaitu pada salah satu spanduk calon legislatif. Seakan tak percaya "kok koyoke tau kenal yo", sampai akhirnya sampailah ia ke rumah. Bertanyalah si pemuda tadi kepada salah seorang kakaknya "Mas Yusuf, jenenge danang kuwi sopo", "embuh, ngertiku yo danang kuwi" jawabnya. "Areke melu caleg ta", tanya si pemuda tadi langsung to the point. "Iyo, gogik yo dadi caleg sisan nang daerah Mojoagung". weleeh.
Walaupun sering dengar di tipi-tipi bahwa banyak caleg yang asal jadi caleg, tapi yang ini lebih kaget lagi karena tahu persis siapa yang jadi caleg tersebut. Lha wong anaknya pengangguran, walaupun punya ijazah S1 tapi bagaimana kehidupan sehari-harinya? sukanya mabuk-mabukan, cangkrukan ra jelas nang pinggir dalan ngomong wae yo ra teteh, biuhhh paraahhh. Gimana nasib bangsa Indonesia ini kalau calegnya kaya gitu.
Rupanya memang benar isu-isu yang menyatakan bahwa sekarang ini caleg adalah ajang utung mencari duwit, mecari penghasilan daripada nganggur (walaupun saya percaya tidak semua caleg begitu) tapi apa jadinya kalau mereka nanti jadi caleg, walaupun mungkin best case nya cuma satu atau dua persen yang jadi tapi tetap saja nila satitik akan merusak susu sebelanga. Apalagi orang tersebut jadi caleg nomor satu di Partainya. :geleng-geleng:
Bahkan menurut cerita dari kakak si pemuda, orang yang jadi caleg tadi mengaku kalau ia jadi caleg memang untuk cari duwit. Lengkap sudah lah kebobrokan bangsa Indonesaia. ya Allah semoga mereka-mereka yang jadi caleg tidak ikhlas karenamu tidak terpilih jadi caleg, amiin
Alkisah, cerita ini sebenarnya ada semenjak bulan yang lalu ketika Si Pemuda dari Jombang ini pulang ke kampung halamannya. Seperti biasa ketika ada di Jombang anak yang satu ini tidak pernah meninggalkan hobinya yaitu bersepeda keliling kota Jombang. Hingga suatu ketika ada sesuatu yang menarik perhatiannya yaitu pada salah satu spanduk calon legislatif. Seakan tak percaya "kok koyoke tau kenal yo", sampai akhirnya sampailah ia ke rumah. Bertanyalah si pemuda tadi kepada salah seorang kakaknya "Mas Yusuf, jenenge danang kuwi sopo", "embuh, ngertiku yo danang kuwi" jawabnya. "Areke melu caleg ta", tanya si pemuda tadi langsung to the point. "Iyo, gogik yo dadi caleg sisan nang daerah Mojoagung". weleeh.
Walaupun sering dengar di tipi-tipi bahwa banyak caleg yang asal jadi caleg, tapi yang ini lebih kaget lagi karena tahu persis siapa yang jadi caleg tersebut. Lha wong anaknya pengangguran, walaupun punya ijazah S1 tapi bagaimana kehidupan sehari-harinya? sukanya mabuk-mabukan, cangkrukan ra jelas nang pinggir dalan ngomong wae yo ra teteh, biuhhh paraahhh. Gimana nasib bangsa Indonesia ini kalau calegnya kaya gitu.
Rupanya memang benar isu-isu yang menyatakan bahwa sekarang ini caleg adalah ajang utung mencari duwit, mecari penghasilan daripada nganggur (walaupun saya percaya tidak semua caleg begitu) tapi apa jadinya kalau mereka nanti jadi caleg, walaupun mungkin best case nya cuma satu atau dua persen yang jadi tapi tetap saja nila satitik akan merusak susu sebelanga. Apalagi orang tersebut jadi caleg nomor satu di Partainya. :geleng-geleng:
Bahkan menurut cerita dari kakak si pemuda, orang yang jadi caleg tadi mengaku kalau ia jadi caleg memang untuk cari duwit. Lengkap sudah lah kebobrokan bangsa Indonesaia. ya Allah semoga mereka-mereka yang jadi caleg tidak ikhlas karenamu tidak terpilih jadi caleg, amiin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar