Ini adalah suatu kisah yang sangat berkesan waktu masih duduk di Bangku SMA, pengalaman di clatu sama cewek *cantik lagi*. Singkat cerita sewaktu si Pemuda yang berasal dari kota dengan semboyannya "Beriman" ini masih muda, secara tidak sengaja melempar kertas mengenai seorang cewek yang duduk di belakang samping kirinya. Sebut saja bunga (bukan nama sebenarnya). Si pemuda yang pendiam ini tetap diam saja walau sepatah kata. Secara spontan keluarlah sebuah kata mutiara dari si Bunga yang selalu terngiang sampai sekarang di telinga si Pemuda "Orang yang nggak pernah bilang minta maaf dan terima kasih itu orang yang Sombong namanya"
Duarr...., seolah disambar petir, satu kalimat dari Bunga cukup mengena di hati si Pemuda. Si Pemuda tidak marah, justru malah bersyukur ada orang yang mau dengan jujur mengoreksi kekurangannya. Sampai detik ini pun si Pemuda ini selalu belajar untuk terbiasa bilang maaf dan terima kasih kepada semua orang dari lidahnya yang kaku. Apalagi "Tidak akan masuk Surga orang yang di dalam hatinya ada kesombongan walau seberat biji dzarroh"
Sebuah kata yang simple tapi cukup bermakna.
Duarr...., seolah disambar petir, satu kalimat dari Bunga cukup mengena di hati si Pemuda. Si Pemuda tidak marah, justru malah bersyukur ada orang yang mau dengan jujur mengoreksi kekurangannya. Sampai detik ini pun si Pemuda ini selalu belajar untuk terbiasa bilang maaf dan terima kasih kepada semua orang dari lidahnya yang kaku. Apalagi "Tidak akan masuk Surga orang yang di dalam hatinya ada kesombongan walau seberat biji dzarroh"
Sebuah kata yang simple tapi cukup bermakna.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar