Kamis, 12 November 2009

Sinetron Cicak Vs Buaya

Sinetron ini adalah sinetron yang paling seru saat ini di Indonesia. Karena sinetron ini tidak hanya bercerita tentang sandiwara cinta, rebutan harta dan konflik saling dengki antar para pemainnya. Bukan cuma bercerita tentang kisah hidup orang-orang kaya atau orang miskin yang hidup diantara orang-orang kaya seperti sinetron-sinetron lainnya. Tapi juga bercerita tentang hukum, pemerintahan sampai dunia mafia kelas berat. Tangis, tawa canda, caci maki, hujat menghujat dan permainan muka yang dimainkan oleh para aktornya sangat bagus, nampak seperti nyata. Bahkan saling bersumpah atas nama Allah atas sesuatu yang bertentangan sering dilontarkan. Apalagi dengan ceritanya yang sulit untuk membedakan mana tokoh antagonis dan mana tokoh yang protagonis semakin membuat sinetron ini sangat seru untuk ditonton.

Sayang sekali kalau sampai melewatkan sinetron ini di saluran televisi kesayangan anda. Bahkan sampai disiarkan oleh 2 saluran TV yang saling bersaing untuk mengemas sinetron ini menjadi semenarik mungkin. Bagi kita-kita yang tidak biasa nonton sinetron yang biasanya berpuluh-puluh episode apalagi sampai beberapa session tentu tidak akan sabar untuk menantikan bagaimana kisahnya selanjutnya. Maka para penggemar sinetron mungkin sudah mulai menerka atau mengira-ngira bagaimana kisah ini selanjutnya.

bagaimana dengan anda?

Selasa, 29 September 2009

mabuk.com

KAON UNTUK PARA DEVELOPER

Halaman ini mendeskripsikan informasi penting untuk pada developer
KAON adalah sebuah framework utama untuk pengembangan aplikasi berbasis ontology yang lain. Karena KAON telah berkembang menjadi sebuah deretan tool yang komplek dan besar, hal ini harus diperhatikan oleh para developer untuk mengerti struktur dan pengaruh dari modul-modul KAON

Modul-modul KAON
KAON menyediakan beberapa modul. Secara garis besar modul-modul KAON dapat dibedakan menjadi 3 kategori
  • Frontend: Frontend direpresentasikan ke dalam dua aplikasi utama, OI-modeller dan KAON Portal. Aplikasi tersebut dimaksudkan untuk digunakan oleh pengguna manusia. Kedua aplikasi tersebut dapat diperluas dan dapat diatur dengan mudah untuk memenuhi permintaan kebutuhan yang spesifik yang berkisar dari perubahan di dalam look and feel untuk mengakses KAON ontology registry dan algoritma TEXTOONTO untuk memunculkan semantic. KAON portal telah dengan sukses disesuaikan untuk memenuhi corporate layout yang berbeda-beda untuk bermacam-macam proyek industri yang dibawahi oleh FZI (opo maneh iki ??)
  • core of KAON: core of KAON adalah dua API(dudu geni red) untuk Resource Description Framework(RDF) dan KAON ontology language. API tersebut direpresentasikan dengan interface untuk beberapa implementasi yang telah ada
  • Library: Untuk menyediakan functionality KAON, kami telah mengembangkan beberapa librari, dimana dapat digunakan *secara menyebar* dan diluar kontek dari aplikasi berbasis ontology. Sebagai contoh, sekarang ini KAON telah menyediakan hanya Datalog inference engine berbasis open-source dan dan java
Modul Modul Individual
Functionality modul-modul Individual di akan jelaskan tiap modul (lihat list). Setelah anda menyedot distribusi KAON atau (lebih baik) mengecek dari CVS, akan ditemukan list direktori/library sebagaimana berikut:
  • Frontend
    • OI-modeler
      • oimodeler: OIModeler Source Code
    • KAON Portal
      • kaonportal: Server Pages dan Source Code untuk KAON Portal
  • Core
    • KAON Ontology Language Related
      • apionrdf: implementasi main-memory KAON API pada RDF API.
      • apiproxy: Implementasi KAON API sebagai client-side proxy untuk berbagai tipe server
      • engineeringsserver: KAON Engineering Server.
      • kaonapi: KAON API interfaces
      • query: KAON Query Language Implementation
    • RDF Related
      • rdfapi: RDF API and main memory implementaion, parser, serializer
      • rdfcrawler: RDF Crawler console application
      • rdfserver: RDF SERVER (implements RDF API remotely)
  • Libraries
    • datalog: (Disjunctive) Datalog engine.
    • guibase: General library for GUI Development.
    • similarity: Similarity matching library.
    • trie: TRIE Index Structures.
  • You find the following auxiliary folders in the CVS / distribution:
    • 3rdparty: third-party libraries used for KAON.
    • kaon: KAON documentation and main build file
    • kaonexamples: KAON Example ontologies
Dan sterusnya...
demikian sekilas info
sumber: http://kaon.semanticweb.org/developers

Minggu, 30 Agustus 2009

mblarah maning son

Syahdan, pada suatu hari seorang pemuda bernama sulthan achmad memunyai hajat untuk melalukan sebuah perjalanan dari kota bogor ke kota jakarta. Pada hari minggu 30 agustus 2009 pukul 05.00 wib (waktu indonesia bogor) perjalan ini dimulai.

Strat Bogor
Naik sepeda motor dari kos menuju jakarta melewati jalur desa, dari cimahpar-sukaraja-sentul-citereup. Sampai di citerep isi bensin dulu, kemudian melanjutkan perjalanan. Sesampai di jalur persimpangan dengan cibinong ada tulisan hijau di tengah jalan yang menunjukkan kalau belok kiri ke Cibinong, kalau lurus ke Cileungsi-cibubur. Kalau cibinong sih sudah pernah kesana. Penasaran aja coba lewat cibubur ah.


Numpang lewat di Cibubur
Perjalanan dilanjutkan cibubur, awalnya tak kira cibubur itu tempatnya asri masih seperti pedesaan, dulu kenal dengan cibubur dengan bumi pekemahan, jadi persepsinya masih seperti suasana pegunungan lah. Ternyata suasanya panas seperti jakarte. Tapi ada yang menarik waktu lewat disana ada 2 buah perumahan yang namanya kota wisata dan kota wisata legenda.

Wuiih disana bangunannya keren keren. Kebetulan waktu itu hari minggu jadi banyak juga orang yang jalan-jalan disana. Kalau kota wisata banyak bangunan dan taman yang dibuat bergaya eropa, nama nama komplek pun pake nama kota-kota di eropa seperti madrid dll. Kalau kota wisata legenda dibuat seperti kota classik, ada tiruan patung spink di depan pintu masuknya, nama-nama kompleknya pun pake nama tokoh jaman dulu seperti marcopolo, vasco da gama dll.




































































































Kena Pertamax
Puas jalan-jalan di cibubur, perjalanan dilanjutkan ke depok UI, waktu di cibubur sebenarnya aku kesasar sih nggak ngerti jalan selanjutnya. Setelah tanya tanya orang akhirnya nyampe juga di depok. Tapi perjalanan ternyata tidak semulus yang dibayangkan, salah persepsi terhadap omongan orang aku kesasar masuk ke jalan tol, padahal di persimpangan jalan tol sudah ada polisi yang menunggu disana, kena Pertamax deh, pagi pagi terpaksa harus shodaqoh ke polisi.

Istirahat di Depok
Setelah bebas dari polisi, perjalanan lancar jaya tapi masih deg-degan kalo nanti kena polisi lagi. Sampi di depok lewat akses UI, trus duduk duduk sebentar di sana sama adikku sekalian ngambil tiket kereta yang dibelikan adikku. Sampai jam 11 dilanjutkan ke rumah kakakku di kelurahan kukusan, sampai disana istirahat sambil main-main sama keponakan.

Waktu itu kakakku kedatangan tamu yang bekerja di sebuah instansi milik pemerintah, sempat ngobrol ngobrol tentang parahnya tingkat korupsi di instansi pemerintah topik yang tepat karena sebelumnya aku juga cerita pada adikku gimana susahnya ngerjain software kalau clientnya dari pemerintah. Habis ngobrol ngobrol sampe jam setangah satu. Aku tidur dulu menyiapkan untuk siap melanjutkan perjalanan lagi.

Menuju Senayan City
Sehabis sholat ashar, perjalanan dimulai lagi, maunya ke tempatnya noval dulu di pancoran, tapi ternyata waktu itu novalnya langsung mau berangkat ke senanayan city untuk buka puasa bersama para alumni mahasiswa Sistem Informasi ITS yang ada di Jakarta dan sekitarnya.

Waktu keluar depok dan memasuki kota jakarta aku sudah canggung menyusuri jalanan kota jakarta, gimana nggak canggung sudah nggak tahu jalan, banyak rambu-rambu disana nggak bawa sim lagi. Apalagi melihat ramainya kota jakarta. Walau sampai kesasar tapi akhirnya nyampe juga. Dalam perjalanan selalu deg-degan apalagi waktu melihat orang didepanku diceggat sama polisi yang seperti lagi cari mangsa dan di banyak sudut jalan banyak polisi yang berjaga-jaga. Untuk waktu hampir nyampe di senayan city yang amat ramai ada orang mau ke senayan city juga, jadi waktu tanya kalau ke senayan city lewat mana dia bilang suruh ngikut dia saja soalnya dia juga mau lewat sana.

Walau gedung nya sudah ada didepan mata tapi untuk sampai kesana harus-muter muter dulu, biuuh alhamdulillah nggak kesasar lagi.

Akhirnya sampe juga di senayan city, janji ketemuan di foodcourt lantai lima. Seperti biasa ngobrol ngobrol sampai malam baru jam 9 malam pulang.

Kena Keduax

Pulang masih sendirian naik motor, jalan balik masih lupa lagi. So pasti ke keduax, aduhhh. Waktu salah belok aku mundur lagi untuk lurus, celaknya lupa kalo riting masih menyalan ke kanan dan hampir saja ketabrak taksi yang mau ke kanan. Untuk polisinya baik baik, nggak banyak tawar menawar langsung bisa tancap gas lagi. Biuhh benar benar serem naik motor sendirian di Jakarta apalagi tidak tahu jalan, tidak punya SIM dan motor dengan plat S.

Mabit di Pancoran
Malam itu nginap di tempantnya noval dulu, malam itu masih nggak berani langsung pulang, disamping takut ker Ketigax tapi badan masih capek. Akhirnya kuputuskan untuk pulang besok pagi jam 4 habis sahur. Kalau kesiangan takutnya kena ketigax nanti.

Ruju' ke Bogor
Jam 4 pagi perjalanan dimulai lagin dari pancoran menuju depok. Hawanya dingin dingin masuk angin. Khawatir juga nanti kalau pulang jadi sakit. Al Hamdulillah ketika nyampe di Cibinong hawanya lebih bersahabat, walaupun tidak sesegar di Puncak, tapi masih lumayan unntuk penyegaran jasmani. Mampir sebentar sholat subuh di Cibinong, perjalanan dilanjutkan ke kota Bogor.

Sampai di kota Bogor hawanya dingin dingin pingin tidur, apalagi bantal dan guling sudah menunggu untuk ditemani di kos. Nyampe jam 5.30 langsung pasang beker supaya nggak kesingan dan ZzZzzzZzzzzz

Al-Hamdulillah weekend yang melelahkan tapi cukup puasss.


Jumat, 28 Agustus 2009

Keliling Bogor

Keliling keliling sebenarnya sudah kebiasaan dari dulu. Dulu waktu di Jombang sehabis sholat subuh biasa langsung muter-muter nggak jelas keliling jombang pake sepeda pancal. Ketika surabaya juga gitu, tapi kalau lagi nggak ngantuk seh, soalnya waktu di Surabaya kebiasaan lembur ngerjain tugas dota di LabProg sampe subuh. Kalau di Bogor, awal awal dulu muter dengan jalan kaki, kalau sudah capek pulang naik angkot. Sekarang sudah ada motor bisa keliling lebih jauh lagi.

Berikut tempat tempat di Bogor yang pernah kulewati/singgahi:

Kampus Universitas Pakuan
Universitasnya nggak begitu besar sih, tapi cukup banyak juga mahasiswanya, di daerah sekitar sini juga aku ngekos sekitar 500 meter dari sini nyari kos yang dekat jalur angkot ke kantor. Dan di depan Univ Pakuan banyak penjual penjual makanan, jadi kalau lapar pingin makan, perginya kesini. Banyak pilihannya

Kampus IPB Baranang Siang
Disini adalah kampus IPB untuk D3, S2 dan ekstensi. Tempatnya juga masih dekat dengan kos disini ada jalan namanya jalan malabar, disitu bertaburan kos-kosannya para mahasiswa IPB. Sebagaimana pepatah ada Kampus ada kos-kosan ada banyaak penjual makanan. Disini juga banyak pilihan rasa kalau mau makan.

Botani Square
Ini adalah mall yang sangat strategis di Bogor, depan dekat terminal dan pintu keluar/masuk toll jagorawi. Tempatnya juga masih dekat dengan kos-kosan, paling dekat dengan kampus IPB baranang siang. Kalau hari sabtu siang menjelang sore mall ini sangat ramai. Banyak anak abu-abu yang main kesini. Yang bukan abu-abu pun juga banyak yang kesini termasuk aku ^_^, tapi kalau aku disini bukan mau belanja soalnya nggak suka shoping nggak punya duwit tapi cuma pingin jalan-jalan aja, refreshing.

Kebun Raya Bogor
Kebun raya bogor letaknya ada ditengah tengah kota Bogor, masih dekat juga dengan. Isinya banyak pohon-pohon besar besar dan sejenisnya. Paling rame kalo hari minggu, banyak orang piknik disini, yang ngadain acara juga banyak.

Istana Bogor
Tempatnya masih satu komplek dengan Kebun Raya, aku belum pernah masuk kesini soalnya kalau buka cuma waktu hari aktif aja (senin-jum'at). Isinya nggak ngerti aku yang jelas dilihat dari jalan banyak rusa didalamnya. Rusanya jinak jinak lho, kalau lagi di pinggi pagar biasa tak pegangin kepalanya ndak lari. Di sekitar sini banyak orang yang jualan wortel untuk ngasih makan rusa terutama kalau hari minggu pagi banyak orang yang jalan-jalan sama anak-anaknya dan mampir disitu untuk lihat rusa.

Jembatan Kampung sawah (dibawah jembatan bukan sungai tapi tol jagorawi)

Tempat ini yang paling sering kulewati soalnya dekat kos juga seh, jalan kaki 10 menit sudah nyampai. Kebetulan tempatnya juga dekat dengan Masjid Ahmad Ibnu Hambal yang biasanya aku sholat shubuh disini. Kalau sore-sore menjelang malam biasanya dipake anak-anak nongkrong disini, juga biasa dipake balapan motor liar, sehingga pada waktu itu juga banya polisi. Nah waktu-waktu tersebut aku biasanya menghindar untuk tidak lewat sini kalau naik motor, soalnya belum punya sim sih. Dibawah jembatan banyak juga tambak ikan yang dijadikan kolam pemancingan. Kalau pagi pagi hawanya seger sekali

Masjid Ahmad Ibnu Hambal
Aku ke masjid ini pertama kali waktu ngikut bos bos sholat jum'at disini. Jarak dari kantor sekitar 500 meteran. Bos bos suka sholat disini soalnya ceramahnya pake bahasa indonesia. Sedangkan masjid masjid di dekat kantor ceramahnya pake bahasa Arab, pada nggak mudeng semuanya kalo pake bahasa Arab. Maklum di sekitar kantor tepatnya jalan pangeran Sogiri merupakan lingkungan pesantren salaf(kuno). Kalau sholat tarawih pun aku suka sholat disini, suara Imamya mantab jaya, dan biasanya untuk sholat tarawih saja yang 8 rokaat membaca Ayat-ayat alqur'an sampe 1/2 juz an (kira kira tiap rokaat membaca 1 lembar sesuai mushaf usmani). Mulai adzan jam 7.10 an selesai sholat witir jam 8.45. Lumayan lama dan capek sih tapi puass bisa hikmat dan khusyu' kalau sholat disini.

Katulampa
Katulampa ini ada sebuah desa tempatnya kerajinan tas. Waktu kesini aku sengaja lewat yang ndak wajar, bisa lewat perumahan Bogor Raya atau Lewat Perumahan villa Duta. Dua perumahan ini perumahan yang cukup elit, rumahnya bagus bagus, sekalian lihat-lihat rumah dan menghirup udara yang segar disana. Di katulampa ada juga suatu jalan dimana sungai ciliwung terhampar dan terlihat jelas disana. Dialiran sungai ini banyak jamban, orang orang mencuci dan anak-anak yang mandi. Disini sungainya sangat lebar dan waktu kesana dasar airnya masih dangkal. Disini juga ada pintu air katulampa yang biasa digunakan untuk memantau banjir yang akan menimpa kota jakarta

Tajur
mblusak-mblusuk di katulampa sampailah ke Tajur, sebenarya akses ke tajur ada jalan besar dari terminal kesini. Dan kalau mau ke katulampa bisa lebih cepat kalau lewat sini. Di Tajur karena merupakan jalan raya, banyak toko-toko Tas dan oleh-oleh khas Bogor. Tas-tas yang dijual di tajur disinyalir banyak yang dari katulampa.

Ciawi
Ciawi ini tempat persimpangan antara Bogor, Sukabumi dan Cianjur. Kalau hari sabtu minggu disini macet sekali

Puncak
Puncak disini sebenarnya cuma sebuah jalan antara ciawi dan cianjur. Disini banyak bertaburan villa villa, hotel dan rumah peristirahatan milik beberapa perusahaan. Sepertinya banyak juga tempat wisata disini seperti bumi perkemahan, taman safari dan lain-lain.Cuma aku belum mengeksplor daerah ini lebih dalam. Target operasi selanjutnya nih setelah lebaran.

Sentul

disini aku nggak sampe masuk ke sirkuit. Yang bagus di perumahan sentul city nya. Dari bogor lewat jalan desa di Cimahpar (kebetulan dekat kantor). Jalan jalan lewat sini pemandangannya maknyus, hawanya sejuuk. Sebelum nyampe ke Sentul City ada jalan lurus yang cukup bagus sepi lagi kesempatan buat test drive he he. Trus di sentul city lihat lihat rumah, yaa barangkali ada yang cocok (cuma ngiler aja tapi). Pemandangannya bagus, udaranya dingin dan sejuk. Disitu juga ada tempat orang biasa maen aero modelling. Ada persewaannya juga disana. Belum sempat nanya sih harganya berapa kelihatannya pasti mahal tuh. Maunya kan liburan gratisan, paling cuma ongkos bensin aja. Dari sentul city bisa dilanjutkan ke citereup & cibinong. Citereup hawanya panas, langsung aja ke Cibinong disana tempatnya pemda kabupaten bogor.

Sempur
kembali lagi ke kota Bogor.Sempur ini ada di dekat kebun raya dan istana Bogor. Disini ada lapangan sepak bola dan lapangan basket, kalau minggu pagi banyak yang jalan jalan disana. Kalau malam banyak yang mojok disana. Tempatnya memang bagus, sejuk, dekat kebun raya dan dekat aliran sungai ciliwung juga.

Mancur
Mancur ini terkenal dengan tempat jajanannya yang banyak dan ada 24 jam. Kalau malam terutama malam minggu banyak anak-anak yang nongkrong disana. Konon tmancur ini yang berupa air mancur yang ada di tengah perempatan jalan merupakan titik trianggulasi dimana pada masa penjajahan belanda, Kompeni membuat peta pulau jawa dimulai dari titik ini.

Stasiun Kereta Api Bogor dan sekitarnya
kalau stasiun mesti ngerti semua kan tempat apaan, kalau di sekitar setasiun ada Pasar namanya pasar anyar, mulai dari pasar tradisional sampai pasar modern ada disini. Toko-toko pun banyak bertaburan disini menjual apa saja. Di depan stasiun bogor ada taman ade irma suryani. Ada bom bom car nya disana. Dan sebagainya belum juga di eksplor lebih dalam

Kampus IPB dramaga
Disini tempat bercokolnya kampus S1 IPB yang merupakan kampus utama, ada juga hutan kampus disana. Di belakang IPB juga ada waduk kecil namanya waduk situ gede(kalo ndak salah). Hawanya suejukk lho, pemandangannya juga bagus bagus, apalagi mahasiswinya ^_^.

Sekian dulu cerita dari saya, tentu saja masih banyak yang belum bisa diceritakan disini dan masih banyak lagi yang belum dieksplor *sambil mikir-mikir target operasi selanjutnya*



Selasa, 25 Agustus 2009

Selamat Bulan Romadhon Mohon maaf lahir batin

Pada H-1 Romadhon kemarin banyak mendapat SMS dan YM ucapan selamat menyambut bulan Romadhon, isinya unik-unik dan bagus bagus, tak balas aja dengan kata-kata yang sama : "sama-sama" . tak kutip aja beberapa:

dari Joni"Marhaban yaa Romadhon fii syahril mubarok wa syahrul maghfiroh, Baraokallu lana wa lakum daiman bijami'il khoir wal'afwu minkum"
yang ini bahasa arabnya pasti faseh

dari ujang"Aslmlkm.. ToloNg Q dUnk! CRiin foLDer bRnaMa"UJANG"d htimU pasWord"MAAF" klik subfolder dg jdul "salah" trz "deLEte aLL"ya. MaApin slhq y. "MaRHABAN Y RMaDHAN."
Kalau ini gaul ala anak IT

dari Eryk"Jika hatimu sejernih air jangan biarkan dia keruh, jika hatimu seputih awan jangan biarkan dia mendung, jika hatimu seindah bulan hiasi ia dengan cinta dan iman.. marhaban yaa Ramadhon. Selamat menunaikan ibadah puasa.. mohon maaf jika ada salah dan Khilaf"
yang ini putis banget

dari Exsan"jika semua umur itu dosa, maka taubatlah obatnya.. jika smua bulan adalah nOda, maka ramadhonlah pemuTiHna.. mohon dibukakan pintu maAp bwt q ya, MARHABAN YA RAMADHAN.."
yang ini filosofi banget

Tapi ada juga yang membuat ku jadi gemes

Ketika Rasullullah sedang berhotbah pada suatu Sholat Jum'at (dalam bulan Sya'ban), beliau mengatakan Aamin sampai tiga kali, dan para sahabat begitu mendengar Rasullullah mengatakan Aamin, terkejut dan spontan mereka ikut mengatakan Aamin. Tapi para sahabat bingung, kenapa Rasullullah berkata Aamin sampai tiga kali. Ketika selesai sholat jum'at, para sahabat bertanya kepada Rasullullah, kemudian beliau menjelaskan: "ketika aku sedang berhotbah, datanglah Malaikat Zibril dan berbisik, hai Rasullullahaamin-kan do'a ku ini," jawab Rasullullah. Do'a Malaikat Zibril itu adalah sbb: "Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut: Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada); Tidak berma'afan terlebih dahulu antara suami istri; Tidak berma'afan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya. Maka Rasullahpun mengatakan Aamin sebanyak 3 kali

Mohon maaf lahir batin

Selamat menunaikan ibadah puasa

kalau dipikir-pikir ajaran islam kok berat sekali ya sebelum bulan Romadhon haru bermaaf-maaf pada Bapak ibu, istri/suami dan orang-orang sekitar. Kalau orangnya lagi sibuk, atau nggak sempat gimana, semisal lagi ada kerjaan di tengah gurun sahara ha ha ha. Tapi seharusnya buka itu alasannya, kalau Allah memerintahkan apapun harus dilakukan, tapi memang hadits tersebut yang salah seharusnya begini hadits yang benar:

Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam naik ke atas mimbar kemudian berkata, "Amin, amin, amin". Para sahabat bertanya. "Kenapa engkau berkata 'Amin, amin, amin, Ya Rasulullah?" Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Telah datang malaikat Jibril dan ia berkata : 'Hai Muhammad celaka seseorang yang jika disebut nama engkau namun dia tidak bershalawat kepadamu dan katakanlah amin!' maka kukatakan, 'Amin', kemudian Jibril berkata lagi, 'Celaka seseorang yang masuk bulan Ramadhan tetapi keluar dari bulan Ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah dan katakanlah amin!', maka aku berkata : 'Amin'. Kemudian Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam berkata lagi. 'Celaka seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah seorang dari keduanya masih hidup tetapi justru tidak memasukkan dia ke surga dan katakanlah amin!' maka kukatakan, 'Amin". [Hadits Riwayat Bazzar dalama Majma'uz Zawaid 10/1675-166, Hakim 4/153 dishahihkannya dan disetujui oleh Imam Adz-Dzahabi dari Ka'ab bin Ujrah, diriwayatkan juga oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad no. 644 [Shahih Al-Adabul Mufrad No. 500 dari Jabir bin Abdillah]

Meminta maaf dan saling memaafkan dapat dilakukan kapan saja sesuai dengan keperluan & masalahnya, dan tidak ada tuntunan syari'at bahwa meminta ma'af atau memaafkan harus dilakukan atau menunggu datangnya bulan Ramadhan

Kalau hadits diatas mempunyai nilai sastra yang luar biasa dan melatih kita untuk berpikir dengan logika yang bagus:

  • 'Hai Muhammad celaka seseorang yang jika disebut nama engkau namun dia tidak bershalawat kepadamu' : Ini menerangkan tentang perintah bersholat pada Nabi yang dapat menolong kita di akhirat nanti dengan syafaat beliau dan juga dalam surat al ahzab 56 disebutkan:"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya"
  • 'Celaka seseorang yang masuk bulan Ramadhan tetapi keluar dari bulan Ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah' : artinya karen bulan romadhon adalah bulan yang penuh pengampunan dalam sebuah hadits riwayat bukhari dan muslim"Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh iman dan ihtisab maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu" maka jika orang sampai tidak diampuni dosanya berarti puasanya yang nggak bener kan.
  • 'Celaka seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah seorang dari keduanya masih hidup tetapi justru tidak memasukkan dia ke surga' : ada sebuah hadist lain bahwa surga ada ditelapak kaki ibu, dan ayat-ayat qur'an banyak yang menyebutkan jika orang berbuat baik kepada orang tuanya(birrul walidain) maka pahalanya adalah surga. Jadi mumpung orang tua masih ada, saatnya kita berlomba-lomba berbuat baik kepada beliau untuk tabungan di surga
Wallahu a'lam

Rabu, 19 Agustus 2009

Pecel satu mbak, nggak pake lama ya !!!

Jakarta 19 Agustus 2009, pukul 10.13
[dalam sebuah mobil mobil]

Doni : Kalian sudah makan belum? makan dulu yuuk
!
Agung : Aku sih sudah makan tadi pagi, tapi laper lagi deh kayaknya, makan dulu ajalah, males nanti keluar lagi.
Sul : ...... (sebenarnya lebih suka kalau nanti keluar lagi walaupun belum makan, itung itung bisa nambah jam istirahat. berhubung gak duwe bolo jadinya ngikut aja )


Jakarta 19 Agustus 2009, pukul 10.15
[mobil berhenti di depan pintu masuk sebuah kantor]

Agung : terima kasih pak
Doni : Nanti seperti biasanya ya pak
Sul : .....

Jakarta 19 Agustus 2009, pukul 10.16
[di sebuah kantin]

Agung & Doni : ..... (sedang pesen makanan)

sul : Pecel mbak !
Mbak penjaga warung : Pecelnya nggak ada
sul : Yang ada apa ?
Mbak penjual : Yang ada gado-gado sama xxxx ( lupa.... nggak merhatikan omongannya mbaknya, pikirannya sudah langsung tertuju pada gado-gado)
sul : Ya udah, gado-gado aja mbak.
Mbak penjaga warung : Sekarang mas?
sul : .... [hening sejenak].... ya iyalah mbak, masak besok
Mbak penjaga warung : maaf, ibunya lagi ndak ada mungkin nanti baru datang

Capek deehh....... C_D

Minggu, 07 Juni 2009

Antara Semarang-Solo-Boyolali dan Bogor

Ini adalah sebuah cerita tentang beberapa kota yang pernah disinggahi penulis, menurut pandangan penulis dan berdasar kan mood penulis saat menulis ini ^_^. Ceritanya ini dimulai penulis setelah penulis sudah bosen kuliah di Surabaya maka hijrahlah ke negeri Semarang pada bulan September 2008 dengan secara kebetulan alias nyasar. Ketika bekerja di PT SPJ Semarang, penulis juga mendapat kesempatan untuk mengamalkan ilmunya di daerah Solo dan Boyolali. Setelah selesai kontraknya dengan PT SPJ, penulis yang pernah disebut Bolang (bocah ilang) ini, melanjutkan petualangannya di kota Bogor pada bulan April 2009. Pengalaman yang cukup singkat itu yang akan diceritakan dalam tulisan ini.


Semarang - sebuah kota tua

Itulah esan pertama terhadap kota Semarang. Pertama kali menginjakkan kaki di kota Semarang ketika turun dari stasiun Tawang. Meskipun waktu itu hari sudah malam, terlihat jelas disekitarnya terdapat banyak sekali bangunan-bangunan yang sudah tua. Perjalanan dari kos (kos numpang teman) menuju kantorpun melalui beberapa bangunan yang sudah tua diantaranya adalah lawang sewu sebuah kantor peninggalan jaman Belanda. Disamping itu masih banyak lagi kalau melihat beberapa sudut kota Semarang dengan bangunan-bangunan tuanya seperti dam banjir kanal, klenteng (lali aku jenenge) yaitu sebuah klenteng yang dibangun yang katanya diatas tempat pendaratan laksamana cheng ho, gereja blenduk, pasar Johar dan lain-lain. Kota Semarang di lalui oleh jalan Raya Pos yang dibangun pada masa deandels dulu yang menghubungkan Anyer-Panarukan salah satunya yaitu di jalan pemuda yang masih menampakkan suasanya jaman dahulu. Semarang juga termasuk kota kuliner, dimana gampang sekali mendapatkan makanan yang beraneka ragam disana. Yang paling terkenal disana adalah Lumpia, Wingko Babat dan Bandeng Presto. Jajanan pasar pun banyak ragamnya (nggak apal jenenge aku) yang pasti rasanya wenaak tenan, cocok sama lidahnya si penulis yang lahir dan besar di Jombang ini. Kalau mau makan murah dan cukup untuk mengisi perut bisa makan sego kucing, waktu itu harganya 1500 rupiah 1 bungkus. Kenapa disebut nasi kucing? Konon katanya sebenarnya nasi itu porsinya memang untuk makanan kucing, namun karena manusia yang rakus apa aja mau, jadi dimakan juga oleh manusia :D. Dulunya nasi kucing cuma berisi nasi sak kepel, secuil ikan bandeng dan sedulit sambel. Namun sekarang sudah bervariasi menunya ada yang nasi goreng, oseng-oseng kerang, dadar telur, nasi kuning dan lain-lain. Yang menarik juga di Semarang ada kota atas dan ada kota bawah. Dimana Semarang merupakan kota pesisir yang berupa dataran rendah disebut kota bawah dan ada juga perbukitan yang disebut semarang atas. Semarang bawah seringkali banjir ketika hujan dan meluapnya air laut. Konon katanya semarang bawah dulunya memang berupa lautan yang kini sudah dijadikan pemukiman oleh para penduduknya.


Solo - pusatnya budaya jawa

Kota solo tidak jauh dengan kota semarang, disamping budaya jawanya yang lebih kental, mungkin yang berbeda adalah solo tidak ada kota atasnya, kota dataran rendah yang puanass. Yang lebih mengesankan di Solo adalah disetiap Toko/perkantoran dipapan namanya selalu ada Tulisan dari aksara jawa disamping tulisan latin dimana budaya jawa berupa tulisan yang masih dilestarikan disini (seperti di jepang). Di solo juga ada sego kucing yang katanya sego kucing itu asalnya dari solo dan lebih murah dari yang di Semarang yaitu sebungkusnya cuma 1000 Rupiah. Berdasarkan pengalaman penulis, sorganya makanan adalah di Solo, disamping murah juga banyak ragamnya. Yang buka 24 Jam pun banyak, namun harus hati-hati di kalau makan di Solo, sebab disana juga banyak daging babi dan daging anjing yang dijual. Jadi kalau mau makan harus benar-benar di tempat yang terpercaya. Yang lebih unik lagi adalah penduduknya, kota Solo merupakan kota yang sangat beragam penduduknya. Tidak sedikit yang satu keluarga agamanya berbeda-beda. Penulis mendapatkan informasi ini dari teman penulis yang waktu itu bertugas sebagai petugas Quality Control kuisioner data penduduk. Dalam pengamatan penulis sendiri yang suka safari masjid, dilihat dari cara beribadah di Masjid dan Orang-orang yang beribadah didalamnya di satu wilayah yang berdekatanpun banyak sekali yang berbeda. Mulai dari yang kejawen, sampe salaf ada disana. Aliran kepercayaanpun banyak. Kalau mau bawa oleh-oleh dari solo biasanya adalah batik yang bisa didapat di pasar klewer atau pusat grosir solo dan beberapa makan seperti intip, dendeng, kripik ceker, kripik belut dan lain-lain yang bisa dibeli di daerah sekitar itu (lali aku jenenge ^_^).


Boyolali - kota sapi

Boyolali amat terkenal dengan Sapi Perahnya nya yang menghasilkan susu. Begitu masuk ke kota Boyolali sudah terpampang patung Sapi Perah di tengah-tengah jalan. Dan memang tidak salah kalau sapi menjadi icon kota boyolali, karena susu sapi Boyolali sangat segar dan uenakk, maknyuss. Dan kalau kita pergi ke desa-desa banyak kita jumpai penduduk yang beternak sapi perah. Boyolali tidak sehidup di solo yang ramai 24 jam. Jam 9 malam hampir semua toko sudah tutup, jadi kalau mau cari makan diluar harus kurang dari jam 9 malam supaya dapat menemukan makanan buat mengisi perut. Berbeda dengan di Solo, mau makan jam 1 dini hari masih banyak pilihannya. Boyolali berada di lereng gunung Merapi dan Merbabu. Hawanya sangat sejuk dan dingin sekali saat malam tiba. Bahkan seringkali kabut tebal menutupi jalanan kota. Kalau kita pergi selo, sepanjang perjalanan pemandangannya Subhanallah sungguh indah. Berjalan diantara dua Gunung yang tinggi menjulang terlihat hijau pemandangan sawah dan hutan serta tebing-tebing yang curam, aliran sungai kecil yang mengalir diantara bebukitan dengan hawanya yang sangat dingin dan sejuk. Sayang belum sempat penulis berkeliling dan berlama-lama memanjakan diri menikmati indahnya alam ciptaan Allah disana.


Bogor - tempat bersantai (dulu ..)

Bogor dahulu bernama Buitenzorg yang artinya tempat bersantai, katanya dulu begitu masuk ke kota Bogor langsung maknyess dinginnya, namun sekarang cukup panas, walaupun kadang dinginnya juga menusuk tulang, tapi hawanya sedikit sumuk. Tapi yang pasti tidak sepanas kota Surabaya dan Solo. Mungkin dianggap panas karena ekspektasi kota bogor yang semestinya jadi kota peistirahatan yang kenyataannya sudah menjadi kota sibuk sebagai peyangga ibukota dimana lahan perkebunan yang dulunya cukup luas sekarang sudah jadi pemukiman yang padat. Walau begitu hidup di Bogor cukup enak juga, dengan akses ke kota Jakarta yang mudah yang katanya semua ada di Jakarta. Kalau mau berlibur tinggal ke Puncak atau ke Sukabumi (katanya sih, cuma belum pernah kesana hmm kapan ya). Masalah makanan, penulis masih belum menguasai disini selain satu ciri yaitu setiap makan diwarung bonus minumnya adalah the tawar. Padahal kalo dirasakan agak pahit lho nggak enak, orang-orang Bogor kok suka sekali ya dengan teh tawar. Dan yang jelas makanan di Bogor insya Allah dijamin halal, tidak seperti di Solo. Apalagi motto kota bogor sebagai kota Beriman -sama seperti mottonya Jombang( jadi merasa seperti di Jombang euy) ada restoran Babi pun sudah di protes (di solo warung babi dan anjing berserakan dimana-mana)dan kabarnya nantinya mau diproses supaya setiap restoran ada sertifikat halal.

Tapi kenapa ya, padahal kota Bogor lebih ramai daripada ketiga kota lainnya diatas, penulis lebih merasa kesepian halahhh..... Mungkin cuma karena kulturnya yang berbeda, disini aku ketemu dengan orang-orang teknik semuanya, kerjaan juga sama jadi tipenya juga banyak kesamaannya. Berbeda dulu di Semarang/Solo/Boyolali, yang benar-benar dari Teknik dan kerjanya sesuai bidangnya cuma aku sedang teman-teman yang lain macam-macam backgroundnya, kerjaannya juga macam-macam serasa tidak pernah diam mulutnya, ngobrol sana-sini, maen kesana-sini nggak ada habisnya :).

Melancong lagi

Bismillahirohmanirrohim

Daripada nganggur, tak nulis blog lagi ah. Saat tulisan ini dipublikasikan sudah tidak up to date lagi (termasuk saat nulisnya). Al kisah, tulisan ini tentang seorang pemuda dari jombang yang mau melancong lagi setelah selesai dari masa tugasnya di dari kantor Semarang yang penuh dengan halangan ujian cobaan membentang tak jadi masalah dan tak jadi beban pikiran :mirip lagunya kera sakti: , tapi dijadikan sedikit pengalaman.

Singkat cerita tiba-tiba saja pemuda ini bisa nyasar ke Bogor, sebelum penyasarannya itu banyak teman-teman, saudara dan para kerabat bilang "Lapoo ton ton adoh adoh nang Bogor, golek nang suroboyo ae lho enak, cidek omah", ada lagi yang ngasihkan segudang link lowongan "Ini lho ton, enak kalo kerja di sini BUMN lho". Namun semua itu ditanggapi dengan bijak oleh pemuda ini :uhukk keselek mouse: "Yaa setiap orang bisa punya orientasi yang berbeda".

Kalau orang jawa sih sudah terkenal dengan filosofi makan ndak makan ngumpul, makanya yang jawanya medok pasti berat kalo harus pergi jauh dari sanak saudaranya. Secara si pemuda ini bukan 100% jawa he he he. Lagi pula kalau di Bogor tidak benar juga kalau dikatakan jauh dari saudara, masih ada saudaranya yang tinggal di Depok, kalaupun tidak ada saudara ya bisa cari saudara disini kan, walaupun dengan status mertua atau pun saudara ipar :).

Masih ingat dulu sama mahasiswa dari IKAHA yang praktek ngajar di SMADA, panggilannya mas Anas, dia jauh jauh dari medan cuma mau sekolah di pondok kecil di Jombang. Ketika ditanya "Kenapa jauh-jauh dari medan ke Jombang, apa sih kelebihannnya di Jombang", jawabnya sih enteng aja "Karena letaknya yang jauh, supaya bisa hidup mandiri disini kalau dekat kan kalau ada apa-apa mesti langsung kontak ortu/saudara, kalau jauh ya mesti harus bisa nyelesain sendiri". Hmmmnn siiiplah

Ada beberapa tipe orang dalam bekerja, tipe save=jadi pegawai/karyawan. self employement seperti dokter/pedagang. dan lagi yang penuh resiko yaitu sebagai investor. Yang jelas pemuda ini bukan tipe orang yang suka duduk manis, dan tenang tenang dirumah. Lihat saja track recordnya disetiap tempat yang pernah dilaluinya selalu saja ada masalah wahahaha.

Semoga barokah ditempat yang baru ini, Allahummah inni as aluka khoiro hadzal-qoryah wa khoiro ma fiihi, wa a'udzubika min syarri hadzal-qoryah wa syarri maa fiihi.


Selasa, 03 Maret 2009

Enake piye ... ?

Beberapa hari yang lalu ada seorang teman yang baru kerja, bilang "aku nang kene lapoo, kok ra ono kerjaan ?", "Sabaarr, engko lek akeh kerjaan lak stress dewe awakmu". Keesokan harinya diberi kerjaan stumpuk langsung nggondok maneh areke. hahaha. Begitu juga ketika melihat aktivitas teman-teman di Plurk yang baru kerja, gak ono kerjaan stress, akeh kerjaan tambah stress lha pingine piye to?

Aku yo lagi belajar kerjo, dulu nganggur di kantor Semarang stress, kemarin malah terlalu banyak kerjaan di Solo tambah stress maneh. Yaahhh sing penting dinikmati ajalah kerjaannya. Yang penting kerjaan bener. Kata Kadivku, "Kamu jangan khawatir, kalau kerja mu tidak diperhatikan. Kami pasti memperhatikan kok, kalaupun tidak, Yakinlah bahwa yang diatas selalu memperhatikanmu dan tidak akan menyianyiakan usahamu"

Mboten usah susah, mboten usah bingung dipun sekecoaken mawon

Minggu, 01 Maret 2009

Melihat sisi lain dari Ponari

Bismillahirohmanirrohim.

Mulai soko ngendi yoo.. hmmm. langsung wae lah. Tulisan ini berkenaan dengan Ponari, dukun cilik asal Jombang yang kini lagi naik daun. Lama nggak ngerti beritanya, walaupun penulis ini adalah orang Jombang namun karena ada panggilan Tugas ndak bisa pulang ke Jombang. TV pun nggak punya di tempat perantauannya, sehingga cukup ketinggalan berita. Sampai pada suatu ketika penulis berada disebuah hotel *rodo nggaya sithik lah* kebetulan melihat berita di TV tentang Ponari yaitu di acara Kupas Tuntas-nya Trans TV. Baru itulah penulis berani berkomentar tentang si Ponari

Berdasar pada keterangan Ponari ketika diwawancara:
Reporter :"Oleh ndelok watune dhik ?"
Ponari : "Gak oleh "
R : "Lha kenopo kok gak oleh"
P : "Gak oleh karo Rono"
R : "Rono iku sopo dhik?"
P : "Yo jin"
Ditambah lagi keterangan dari ibune Ponari, bahwa batu yang dibawa Ponari pernah dua kali dibuang tapi akhirnya tetap saja balik ke Ponari.

Dilihat dari dua keterangan diatas yaitu "jin" dan "batu yang selalu melekat pada Ponari", penulis berani berkesimpulan Siapakah ponari itu dari sisi pengetahuan Penulis tentang "jin" dan "jimat".

Dari sumber yang dapat dipercaya, yaitu kakak Penulis sendiri yang dulunya pernah bergelut dengan jin dan Jimat:
Apakah Jimat itu?. Jimat adalah suatu penjelmaan Jin yang dapat berupa benda, batu, pusaka, senjata dan sebagainya yang melekat pada seorang manusia
Bagaimana seseorang mendapatkan Jimat? Jimat didapatkan atas dasar suka atau tidak suka Jin dalam jimat tersebut, jimat bisa berpindah tangan Jika jin dalam Jimat tersebut mau dipindahkan, namun jika tidak mau walaupun dibuang atau diberikan kepada Siapapun Jimat tersebut akan kembali pada pemiliknya. Jadi jangan heran ada seorang dapat kaya karena Jin salah satunya adalah jimat yang berupa Emas, emas itu dijual dengan harga mahal yang nantinya emas itu pasti akan kembali ke pemiliknya dan bisa dijual lagi, begitulah seterusnya.
Jimat tidak bisa diteliti secara ilmiah?, apapun itu alasannya, jika ada kemiripan itu hanyalah suatu kebetulan karena itu adalah barang Ghoib.

Pada dasarnya Jin dan Manusia adalah sama, yaitu makhluq Allah yang diciptakan untuk beribadah kepadaNya. Hanya mereka berda alamnya. Tidak semua jin dapat mengetahui alam manusia dan tidak semua manusia dapat mengetahui Alam Jin, hanya yang diberi pengetahuan oleh Allah-lah yang bisa menembus dua alam yang berbeda. Sama dengan Manusia, jin ada yang Islam dan ada yang Kafir, jin yang kafir cenderung untuk menyesatkan Jin dan Manusia kepada kekafiran, selalu berhati-hatilah terhadap Jin, karena sifatnya yang halus sulit bagi kita untuk mengetahui apakah Jin itu bermaksud membantu manusia atau menyesatkan Manusia. Salah satu ciri bahwa jin itu bermaksud menyesatkan manusia adalah dengan memberikan persyaratan yang mengarahkan manusia kepada perbuatan syirik untuk mendapatkan Jimat atau suatu kedigdayaan yang dibantu oleh Jin (tenaga dalam dsb), serta membuat manusia menjadi tergantung Jimat/Jin. Kalau kakak dari Penulis ketika bermain dengan Jin semasa mudanya dulu punya prinsip bahwa "Kita, manusia, lebih mulia dari Jin, jadi jangan sampai kita menurut pada Jin, justru Jin lah yang harus menurut pada kita", dan alhamdulillah sekarang beliau sudah melepaskan semua Jin--jin-nya dengan alasan adanya 2 Bahaya: Yaitu bahaya syirik dan Bahaya keselamatan keluarganya, karena beliau dianggap sebagai orang yang "berilmu" dan pasti banyak paranormal yang ingin "menjajal" kemampuanya (baca:santet)

Kembali ke Ponari, Apakah praktek Ponari itu praktek syirik? pembaca bisa melihat sendiri fenomena yang terjadi di masyarakat dan tanggapilah secara lebih bijaksana. Kenapa penulis tidak mengambil sikap yang tegas? karena penulis tidak mau gegabah menilai sesuatu (apalagi pengetahuannya masih sangat sedikit, baik tentang ponari maupun tentang Jin) hingga malah menimbulkan prahara di masyarakat yang justru akan lebih besar mudhorotnya. Dan kita mesti harus bersikap hati-hati dengan meninggalkan sesuatu yang meragukan seperti dalam sebuah Hadits "Tinggalkan yang meragukanmu, kepada sesuatu yang tidak meragukanmu" (Dalam Kumpulan Hadist Arba'in). Kita manusia hidup dialam nyata, meskipun Jin dapat membantu kita dengan izin Allah, pilih yang pasti-pasti ajalah dan mintalah pertolongan kepada yang Maha Gho'ib, Allah Subhanahu wata'ala, pencipta alam Semesta

Wallahu A'lam

Kamis, 19 Februari 2009

Maaf dan Terima Kasih

Ini adalah suatu kisah yang sangat berkesan waktu masih duduk di Bangku SMA, pengalaman di clatu sama cewek *cantik lagi*. Singkat cerita sewaktu si Pemuda yang berasal dari kota dengan semboyannya "Beriman" ini masih muda, secara tidak sengaja melempar kertas mengenai seorang cewek yang duduk di belakang samping kirinya. Sebut saja bunga (bukan nama sebenarnya). Si pemuda yang pendiam ini tetap diam saja walau sepatah kata. Secara spontan keluarlah sebuah kata mutiara dari si Bunga yang selalu terngiang sampai sekarang di telinga si Pemuda "Orang yang nggak pernah bilang minta maaf dan terima kasih itu orang yang Sombong namanya"

Duarr...., seolah disambar petir, satu kalimat dari Bunga cukup mengena di hati si Pemuda. Si Pemuda tidak marah, justru malah bersyukur ada orang yang mau dengan jujur mengoreksi kekurangannya. Sampai detik ini pun si Pemuda ini selalu belajar untuk terbiasa bilang maaf dan terima kasih kepada semua orang dari lidahnya yang kaku. Apalagi "Tidak akan masuk Surga orang yang di dalam hatinya ada kesombongan walau seberat biji dzarroh"

Sebuah kata yang simple tapi cukup bermakna.

Rabu, 18 Februari 2009

Yang paling berkesan waktu kuliah

Ngomong-ngomong waktu kuliah terlalu banyak hal yang dapat diceritakan, namun yang ini lain dari pada yang lain. Dan akhirnya terpilihlah sebagai Juara 1 hal yang paling berkesan sewaktu si Pemuda yang masih sekota dengan Ponari ini menikmati bangku kuliah. Apakah itu?, begini ceritanya.

Al-kisah suatu ketika si Pemuda ini akan memasuki semester 5 di jurusan Sistem Informasi - Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, di dalam Majelis Akbar Kajian Islam Sistem Informasi ia dipilih sebagai ketua umum untuk periode tahun 2006/2007. Tak lama berselang sewaktu masuk waktu pengisian FRS yang merupakan kepanjangan dari Form Rencana Studi, terdengarlah hingar bingar bahwa semua Mahasiswa wali bapak Rully Soelaiman S.Kom M.Kom tidak boleh aktif dalam organisasi kemahasiswaan di kampus.

Merasa bahwa termasuk dalam kategori Mahasiswa Wali Pak Rully, jantung pemuda ini berdegup tak karuan. Kemudian si pemuda ini memberanikan diri untuk bertemu dengan dosen walinya langsung untuk mendapatkan keterangan dari beliau secara langsung. Setelah bertemu betapa teramat jelas keterangan beliau dengan mengatakan "SAYA TIDAK MAU KETEMU KAMU SEBELUM KAMU DATANG DENGAN BERSAMA KETUA KISI YANG BARU", biuhh. Merasa seperti disambar gledek dari suatu perkataan yang tidak bisa ditawar lagi, memang sih ada sedikit rasa malu "apa kata dunia, jadi ketua cuma sebulan saja sebelum ada kegiatan yang berhasil dilaksanakan sama sekali" tapi suatu yang lebih penting adalah "Apa kata dunia kalau KISI mudah diombang-ambingkan".

Berhati-hati untuk tidak bertindak gegabah, minta saran dari mas Priza, Bu I'in sampai pak Ary yang dulu juga mahasiswa walinya Pak Rully, pada intinya semua tidak menyarankan Pemuda ini untuk mundur, sampai juga pada rapat di KISI untuk membahas masalah ini si Pemuda ini hanya bisa bilang "Saya siap Maju tapi juga Siap Mundur, kalau saya maju semua harus siap konsekwensinya kalau saya mundur siapa yang mau menggantikan", namun sampai akhir rapat tidak ada solusi. Deadline FRS-pun semakin mendekati, perasaan masih tidak karuan, sampai suatu ketika pemuda ini bermimpi bahwa ada 3 hambatan yang menimpanya, yang satu sepertinya sudah dilewati yang kedua mungkin adalah tentang masalah ini. Dan solusinya adalah bahwa ia harus berani apapun resikonya.

Akhirnya pemuda ini memberanikan diri untuk bertemu dengan dosen Walinya lagi walaupun beliau pernah mengancam sebelumnya. Namun ketika sudah bertemu di ruangannya yang keramat, sungguh sangat diluar dugaan. Beliau tidak menyinggung ancamannya yang dulu. "Satu SKS saja ya", katanya. Pemuda ini pun menyatakan ketidaketujuannya, kemudian Pak Rully berkata "Kalau begitu IP harus Empat", begitulah pada waktu itu, pemuda ini di beri target dan di tekan terus menerus, pemuda ini pun melakukan negoisasi yang tetap saja ditolak, sampai ia berkata "Pak, kalau saya tidak jadi ketua KISI pun saya rasa tidak mungkin bisa IP 4", "APA KAMU BILANG, KAMU MAU MUNDUR DARI KETUA KISI, KAMU SUDAH DATANG KESINI SENDIRIAN BERARTI KAMU SUDAH YAKIN MAJU JADI KETUA, JANGAN MENCLA-MENCLE KAMU, AWAS KALAU KAMU BILANG BEGITU LAGI SAYA PUKUL KAMU", begitulah suatu perkataan yang tidak disangka sebelumnya. Beliau selalu menekankan untuk selalu komitment dengan apa yang ia pegang dan beliau sangat marah jika ada orang yang mencla-mencle tidak punya komitment, tentu saja harus di ikuti dengan tindakan nyata yaitu kerja keras dan bersungguh-sungguh. Bahkan beliau masih sempat berkata "KALAU SAMPAI KISI KACAU BALAU, SAYA GANTUNG KAMU". Begitulah akhirnya si pemuda ini merasa kalah negoisasi dan akhirnya terima apa adanya dan siap menanggung resikonya. Sampai harus pula menandatangani surat diatas materai. Namun akhirnya cerita ini berakhir dengan happy ending.

Begitulah ceritanya, bahwa kita harus berani apapun resikonya, asal yang kita lakukan benar dan dilakukan dengan sungguh-sungguh insya Allah, Allah akan selalu membantu hambannya. Bebuatlah karena hidup adalah perbuatan dan jangan takut Harapan itu masih ada . halah ......

Jumat, 13 Februari 2009

AADC

Selamat hari valentine .. halahhh opo wae kuwi. AADC ini tidak ada hubungannya dengan valentine tapi AADC adalah singkatan dari Ada Apa Dengan Caleg.

Alkisah, cerita ini sebenarnya ada semenjak bulan yang lalu ketika Si Pemuda dari Jombang ini pulang ke kampung halamannya. Seperti biasa ketika ada di Jombang anak yang satu ini tidak pernah meninggalkan hobinya yaitu bersepeda keliling kota Jombang. Hingga suatu ketika ada sesuatu yang menarik perhatiannya yaitu pada salah satu spanduk calon legislatif. Seakan tak percaya "kok koyoke tau kenal yo", sampai akhirnya sampailah ia ke rumah. Bertanyalah si pemuda tadi kepada salah seorang kakaknya "Mas Yusuf, jenenge danang kuwi sopo", "embuh, ngertiku yo danang kuwi" jawabnya. "Areke melu caleg ta", tanya si pemuda tadi langsung to the point. "Iyo, gogik yo dadi caleg sisan nang daerah Mojoagung". weleeh.

Walaupun sering dengar di tipi-tipi bahwa banyak caleg yang asal jadi caleg, tapi yang ini lebih kaget lagi karena tahu persis siapa yang jadi caleg tersebut. Lha wong anaknya pengangguran, walaupun punya ijazah S1 tapi bagaimana kehidupan sehari-harinya? sukanya mabuk-mabukan, cangkrukan ra jelas nang pinggir dalan ngomong wae yo ra teteh, biuhhh paraahhh. Gimana nasib bangsa Indonesia ini kalau calegnya kaya gitu.

Rupanya memang benar isu-isu yang menyatakan bahwa sekarang ini caleg adalah ajang utung mencari duwit, mecari penghasilan daripada nganggur (walaupun saya percaya tidak semua caleg begitu) tapi apa jadinya kalau mereka nanti jadi caleg, walaupun mungkin best case nya cuma satu atau dua persen yang jadi tapi tetap saja nila satitik akan merusak susu sebelanga. Apalagi orang tersebut jadi caleg nomor satu di Partainya. :geleng-geleng:

Bahkan menurut cerita dari kakak si pemuda, orang yang jadi caleg tadi mengaku kalau ia jadi caleg memang untuk cari duwit. Lengkap sudah lah kebobrokan bangsa Indonesaia. ya Allah semoga mereka-mereka yang jadi caleg tidak ikhlas karenamu tidak terpilih jadi caleg, amiin

Kamis, 12 Februari 2009

Penyakit Berbahaya

Berikut nasihat Rasulullah SAW kepada menantunya, Ali r.a dan nasehat lainya. “Wahai ‘Ali, setiap sesuatu pasti ada penyakitnya. Penyakit bicara adalah bohong, penyakit ilmu adalah lupa, penyakit ibadah adalah riya’, penyakit akhlaq mulia adalah kagum kepada diri sendiri, penyakit berani adalah menyerang, penyakit dermawan adalah mengungkap pemberian, penyakit tampan adalah sombong, penyakit bangsawan adalah membanggakan diri, penyakit malu adalah lemah, penyakit mulia adalah menyombongkan diri, penyakit kaya adalah kikir, penyakit royal adalah hidup mewah, dan penyakit agama adalah nafsu yang diperturutkan….

Ketika berwasiat kepada ‘Ali bin Abi Thalib r.a.
Rasulullah SAW bersabda :
Wahai ‘Ali, orang yang riya’ itu punya tiga ciri, yaitu :
rajin beribadah ketika dilihat orang,
malas ketika sendirian dan ingin mendapat pujian dalam segala perkara.

Wahai ‘Ali, jika engkau dipuji orang, maka berdo’alah :
“Ya Allah, jadikanlah diriku lebih baik daripada yang
dikatakannya, ampunilah dosa-2ku yang tersembunyi darinya,
dan janganlah kata-2nya mengakibatkan siksaan bagiku…”

Ketika ditanya bagaimana cara mengobati hati yang sedang resah dan gundah gulana, Ibnu Mas’ud r.a berkata : “Dengarkanlah bacaan Al-Qur’an atau datanglah ke majelis-2 dzikir atau pergilah ke tempat yang sunyi untuk berkhalwat dengan Allah SWT Jika belum terobati juga, maka mintalah kepada Allah SWT hati yang lain, karena sesungguhnya hati yang kamu pakai bukan lagi hatimu…”


copas dari http://erros.blogsome.com/2007/01/08/penyakit-pada-manusia/, Bagaimana ceritanya kenapa saya bisa copas ini, begini ceritanya.

Syahdan, pada suatu pagi yang gelap gulita, seorang pemuda yang kerja di gudang konversi Banjarsari solo, pergi meninggalkan singgasanya memenuhi panggilan ilahi untuk sholat shubuh berjama'ah di masjid terdekat. Seperti biasanya sehabis sholat dan dzikir beberapa menit ada salah seorang yang memberikan kultum. Suatu kebetulan denan izin Allah pemuda tersebut tidak tertidur saat kultum dibacakan, oleh karena itu ceramah yang diberikan cukup terngiang ditelinganya namun tidak sampai Hafal, karena ada suatu kendala yaitu hafalannya yang jelek. Karena di gudang ada internet, maka si pemuda tadi mencarinya di Internet, barangkali ada artikel yang mirip dengan kultum tadi shubuh. Dengan bantuan profesor google akhirnya si pemuda tadi menemukan blog tersebut diatas dan langsung copas di blognya sendiri untuk sekedar mengingat, lek googling lagi mesti males. Begitulah ceritanya

Enak di Kantor atau di Lapangan

Alkisah, pada pertengahan bulan di awal tahun 2009, adalah seorang pemuda dari Jombang yang kerja di kantor Semarang tiba-tiba dipindahkan ke Kota Solo untuk menangani proyek Konversi disana. Disinilah pemuda itu merasakan perubahan sistem kerja dari kerja kantoran menjadi kerja proyek atau bisa di bilang kerja lapangan. halah ...

Singkat cerita seminggu pertama sek semangat, soale pancen areke sing seneng petualangan, cari hal-hal yang baru. Seminggu kedua mutung, kroso rekoso ra ono preine, tapi setelah itu mulai enjoy lagi. Lek di pikir-pikir malah stress engko. Belajar dari teman-teman yang lain, yang namanya kerja lapangan gak usah mikir waktu sing penting kerjone beres. Yen ra ono kerjaan yo turu wae, ngegame ato metu dolen-dolen.

Lumayanlah tambah banyak pengalaman, gak cuma ngendon nang ngarep komputer terus. Aku sering dilokne karo arek-arek lapangan, kok betahe nang ngarep kompi terus. Padahal jare arek-arek lapangan ndelok tembok sak Jam ae wis kroso stress. Akhire yo melu gumbul-gumbul karo arek lapangan, gak bakal stress -lek tambah edan yo mungkin -. Melu sosialisasi nang kalurahan, melu survey nang warga sing durung melu melu-melu distribusi dan edukasi ke warga. Asyik lah.

Ngene-ngene iki aku biyen yo wong lapangan lho, wektune pelajaran nang sekolah malyune ra nang kelas tapi nang lapangan melu bal-balan




Minggu, 18 Januari 2009

Sambung menyambung menjadi satu itulah indonesia

Sambung menyambung menjadi satu itulah indonesia.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Permisi bapak sopir, permisi bapak kondektur permisi para penumpang. Mohon maaf jika kehadiran kami mengganggu perjalanan anda. Kami para seniman jalanan kota Solo tak henti-hentinya memberikan sajak-sajak untuk menghibur perjalanan anda. Yang pertama adalah sebuah puisi, sebuah karya fenomenal dari Chairil Anwar yang berjudul "Jika"

Jika kematian adalah akhir dari segala, maka dengannya ku akan bahagia Jika kematian adalah awal dari segala, maka dengannya luruhlah air mata Jika kematian adalah akhir dari sua, maka ku lepas ia dengan luka Jika kematian adalah awal dari jumpa, maka ku sambut ia dengan segenap cinta

Sekian dari kami, sekali lagi kami ucapkan mohon maaf apabila kehadiran kami kurang berkenan di hati anda.Tak lupa kami ucapkan Terima kasih atas bunga-bunga sosial dari anda. Ikhlas dari anda halal bagi kami

Salam damai, salam budaya Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarakatuh

Kamis, 15 Januari 2009

Lha kok ....

Lagi lagi isenk-isenk baca koran ada suatu artikel yang cukup menarik yaitu tentang hasil rapat para Ulama NU yang mengharamkan mengatasnamakan NU dalam berpolitik. Tentu saja hal membawa angin segar bagi masyarakat Islam di Indonesia, dimana NU adalah suatu organisasi Islam yang sangat besar di Indonesia. Jangan dicemari dengan kepentingan kepentingan politik oknum-oknum tertentu dengan memanfaatkan kebesaran nama NU untuk mendapat suara sebanyak-sebanyak.

Melihat judulnya, tak kira akhirnya akan muncul kata-kata : biarkan warga NU memilih partai bebas sesuai apa yang dipercayainya atau suatu kata-kata: seharusnya partai yang ngikut ulama bukan ulama yang ngikut partai. Tapi kok dari salah satu (katanya) ulama, di akhir tulisan berkata "Kita harus memilih PKB, karena PKB lah yang mencerminkan NU dan akan melahirkan pemimpin-pemimpin dari NU"

Lha kok ......

Budaya Indonesia

Isenk-isenk baca koran ada suatu artikel yang menarik yaitu Tentang mahasiswi asing yang belajar di Indonesia. Mahasiswi dari Jerman yang belajar di jurusan Antropologi STAIN- Salatiga ini mengaku lama-kelamaan sudah bisa beradaptasi dan betah tinggal di Indonesia, termasuk makanannya dan budaya Islam di indonesia bagaimana cara menyambut tamu. Namun ada satu yang tidak ia sukai terhadap budaya Indonesia, yaitu budaya jam karet.

Ha ha memang parah budaya jam karet di Indonesia, pengalaman kuliah jarang ada yang tepat waktu kecuali jamnya Pak Rully, di KISI pun padahal hampir di setiap syuro(rapat) saya selalu bilang jangan molor, tapi tetap saja molor 1/2-1 jam. Huuuhhh sampai kesel aku. Bahkan dalam mengkonsep acarapun bisa menggunakan jam karet, bila acaranya jam 8 bilang saja suruh datang jam 7, 1 jam buat resiko kalo molor.

Pengalaman juga mengikuti Rekruitment Karyawan dari perusahaan asing di kampus, mereka selalu tepat waktu, di pengumumuman ditulis jam 10 maka jam 10 pas acara sudah dimulai, masalah. waktu untuk registrasi sudah harus menjadi kesadaran sendiri bagi pelamar yaitu bila tidak ingin ketinggalan harus datang sebelum waktunya. Tapi suatu ketika ada perusahaan asing yang menerapkan jam karet, sebenarnya acaranya jam 10 tapi dibilang jam setengah 10, karena tidak ingin terlambat maka aku mesti datang jam 9. Setelah tiba ternyata jam 9 masih ndak ada panitia sama sekali, baru jam setengah 10 ada sedikit yang datang untuk menyiapkan registrasi baru jam 10 dimulai. Setelah saya selidiki ternyata bukan dari pihak perusahaannya yang bilang jam setengah 10 tapi dari pihak SAC ITS. Aduuhh sialan apa dikiranya kami ini anak kecil yang tidak bisa ngatur waktunya sendiri.

Jam karet.. jam karet, kapan Indonesia bisa terbebas dari jeratan jam karet.

Kamis, 08 Januari 2009

Maklumat

Pada hari ini tanggal sembilan januari dua ribu sembilan, kami tetapkan tonsul.blogspot.com sebagai blog baru punya asul. Untuk lebih jelasnya tentang asul, kunjungi aja blog kami yang masih aktif kami rawat dengan baik di suul.multply.com

Demikian, atas perhatian dan kunjunganya kami ucapkan, jazakumullahu khoiron katsiro
end main