Selasa, 25 Agustus 2009

Selamat Bulan Romadhon Mohon maaf lahir batin

Pada H-1 Romadhon kemarin banyak mendapat SMS dan YM ucapan selamat menyambut bulan Romadhon, isinya unik-unik dan bagus bagus, tak balas aja dengan kata-kata yang sama : "sama-sama" . tak kutip aja beberapa:

dari Joni"Marhaban yaa Romadhon fii syahril mubarok wa syahrul maghfiroh, Baraokallu lana wa lakum daiman bijami'il khoir wal'afwu minkum"
yang ini bahasa arabnya pasti faseh

dari ujang"Aslmlkm.. ToloNg Q dUnk! CRiin foLDer bRnaMa"UJANG"d htimU pasWord"MAAF" klik subfolder dg jdul "salah" trz "deLEte aLL"ya. MaApin slhq y. "MaRHABAN Y RMaDHAN."
Kalau ini gaul ala anak IT

dari Eryk"Jika hatimu sejernih air jangan biarkan dia keruh, jika hatimu seputih awan jangan biarkan dia mendung, jika hatimu seindah bulan hiasi ia dengan cinta dan iman.. marhaban yaa Ramadhon. Selamat menunaikan ibadah puasa.. mohon maaf jika ada salah dan Khilaf"
yang ini putis banget

dari Exsan"jika semua umur itu dosa, maka taubatlah obatnya.. jika smua bulan adalah nOda, maka ramadhonlah pemuTiHna.. mohon dibukakan pintu maAp bwt q ya, MARHABAN YA RAMADHAN.."
yang ini filosofi banget

Tapi ada juga yang membuat ku jadi gemes

Ketika Rasullullah sedang berhotbah pada suatu Sholat Jum'at (dalam bulan Sya'ban), beliau mengatakan Aamin sampai tiga kali, dan para sahabat begitu mendengar Rasullullah mengatakan Aamin, terkejut dan spontan mereka ikut mengatakan Aamin. Tapi para sahabat bingung, kenapa Rasullullah berkata Aamin sampai tiga kali. Ketika selesai sholat jum'at, para sahabat bertanya kepada Rasullullah, kemudian beliau menjelaskan: "ketika aku sedang berhotbah, datanglah Malaikat Zibril dan berbisik, hai Rasullullahaamin-kan do'a ku ini," jawab Rasullullah. Do'a Malaikat Zibril itu adalah sbb: "Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut: Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada); Tidak berma'afan terlebih dahulu antara suami istri; Tidak berma'afan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya. Maka Rasullahpun mengatakan Aamin sebanyak 3 kali

Mohon maaf lahir batin

Selamat menunaikan ibadah puasa

kalau dipikir-pikir ajaran islam kok berat sekali ya sebelum bulan Romadhon haru bermaaf-maaf pada Bapak ibu, istri/suami dan orang-orang sekitar. Kalau orangnya lagi sibuk, atau nggak sempat gimana, semisal lagi ada kerjaan di tengah gurun sahara ha ha ha. Tapi seharusnya buka itu alasannya, kalau Allah memerintahkan apapun harus dilakukan, tapi memang hadits tersebut yang salah seharusnya begini hadits yang benar:

Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam naik ke atas mimbar kemudian berkata, "Amin, amin, amin". Para sahabat bertanya. "Kenapa engkau berkata 'Amin, amin, amin, Ya Rasulullah?" Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Telah datang malaikat Jibril dan ia berkata : 'Hai Muhammad celaka seseorang yang jika disebut nama engkau namun dia tidak bershalawat kepadamu dan katakanlah amin!' maka kukatakan, 'Amin', kemudian Jibril berkata lagi, 'Celaka seseorang yang masuk bulan Ramadhan tetapi keluar dari bulan Ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah dan katakanlah amin!', maka aku berkata : 'Amin'. Kemudian Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam berkata lagi. 'Celaka seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah seorang dari keduanya masih hidup tetapi justru tidak memasukkan dia ke surga dan katakanlah amin!' maka kukatakan, 'Amin". [Hadits Riwayat Bazzar dalama Majma'uz Zawaid 10/1675-166, Hakim 4/153 dishahihkannya dan disetujui oleh Imam Adz-Dzahabi dari Ka'ab bin Ujrah, diriwayatkan juga oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad no. 644 [Shahih Al-Adabul Mufrad No. 500 dari Jabir bin Abdillah]

Meminta maaf dan saling memaafkan dapat dilakukan kapan saja sesuai dengan keperluan & masalahnya, dan tidak ada tuntunan syari'at bahwa meminta ma'af atau memaafkan harus dilakukan atau menunggu datangnya bulan Ramadhan

Kalau hadits diatas mempunyai nilai sastra yang luar biasa dan melatih kita untuk berpikir dengan logika yang bagus:

  • 'Hai Muhammad celaka seseorang yang jika disebut nama engkau namun dia tidak bershalawat kepadamu' : Ini menerangkan tentang perintah bersholat pada Nabi yang dapat menolong kita di akhirat nanti dengan syafaat beliau dan juga dalam surat al ahzab 56 disebutkan:"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya"
  • 'Celaka seseorang yang masuk bulan Ramadhan tetapi keluar dari bulan Ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah' : artinya karen bulan romadhon adalah bulan yang penuh pengampunan dalam sebuah hadits riwayat bukhari dan muslim"Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh iman dan ihtisab maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu" maka jika orang sampai tidak diampuni dosanya berarti puasanya yang nggak bener kan.
  • 'Celaka seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah seorang dari keduanya masih hidup tetapi justru tidak memasukkan dia ke surga' : ada sebuah hadist lain bahwa surga ada ditelapak kaki ibu, dan ayat-ayat qur'an banyak yang menyebutkan jika orang berbuat baik kepada orang tuanya(birrul walidain) maka pahalanya adalah surga. Jadi mumpung orang tua masih ada, saatnya kita berlomba-lomba berbuat baik kepada beliau untuk tabungan di surga
Wallahu a'lam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

end main